Di masjid jami’ Dharma Lestari Kelurahan Pulutan, Kec.
Sidorejo Kota Salatiga, Bapak Wakil Wali Kota Salatiga,beserta rombongan,
berkesempatan hadir dalam kunjungannya
kali pertama untuk mengadakan shalat jum’ at bersama para santri-santri Pondok
Pesantren Agro Nuur El-Falah. Dalam khutbahnya di mimbar masjid jami’ yang diresmikan pada
tanggal 21 april 2013, oleh Bapak Gubernur Jawa Tengah, H. Bibit Waluyo ini, beliau
Bpk. Wakil Wali Kota Salatiga, berwasiat kepada para hadirin jamaah Shalat
Jum’at untuk selalu meningkat ketaqwaan kepada Allah SWT. Karena taqwa
merupakan sebaik-baik bekal kita sebagai seorang muslim dalam mengarungi
bahtera kehidupan, apalagi di Era Globalisasi seperti sekarang ini. Inilah
bekal yang utama dan paling utama. (Terangnya).Setelah selesai menyampaikan
khutbahnya, dilanjutkan dengan shalat jum’at berjamaah dan sekaligus beliau
berperan sebagai imam.
Lalu beliau juga berkesempatan menyampaikan tausyiahnya dan
memberikan motifasi kepada seluruh santri seusai shalat jum’at, didahului
sambutan dari pengasuh Pondok Pesantren Agro Nuur El-Falah, KH. Usman
Mansur,BA.
“Dulu saya juga nyantri seperti kalian, tepatnya di salah
satu Pondok Pesantren di Pacitan, Sekurang-kurangnya, ada tiga kelebihan yang
kalian dapatkan selama kamu tinggal di Pesantren" akunya
Pertama: Mental Spiritual
Mental Spiritual akan terbentuk dengan sendirinya bagi
santri yang mau tinggal dan mondok di pesantren, kalau di sekolah pagi paling
yang didapat untuk pelajaran Agama cuma dua jam pelajaran dalam waktu satu
minggu, inikan minim sekali, sekarang
kalian 24 jam tinggal di pondok, makan di pondok, shalat di pondok, jamaah
bareng-bareng di masjid, inilah yang
akan membentuk mental spiritual kalian. (lanjutnya).
Beliau meneruskan pembicaraannya dengan bertanya kepada
seluruh santri, kebersihan di lingkungan pondok siapa yang membersihkan, tukang
apa santri? (serempak Para santri menjawab): Santriiii.
(TOP MARKOTOP) ungkapan beliau dalam memberikan
apresaiasi kepada santri. Berarti kalian sudah membiasakan diri sejak dini
untuk bertanggung jawab dalam menjalankan tugas, dan disiplin dalam beribadah kepada Allah SWT, serta
menjaga kebersihan di lingkungan pesantren.
Kedua: Pendidikaan Formal dan non Formal
Memang sudah menjadi keunggulan tersendiri di pesantren ini,
selain kalian dapat ilmu di bidang formal, kalian juga dapat pendidikan non
formal; mengaji al Qur’an, mengkaji kitab kuning, pelajaran-pelajaran Madrasah
Diniyyah, dan lain-lain dalam membekali kalian agar seimbang antara ilmu dunia
dan ilmu akhiratnya.
Ketiga: Skill /
keterampilan
Keterampilan / skill yang kalian dapatkan selama mondok
di pesantren ini merupakan bekal untuk kalian yang nantinya dibawa ke masyarakat,
karena kalau santri punya keterampilan nantinya bisa menopang kehidupannya
sekembalinya pulang ke masyarakat.
Itulah kiranya yang bisa kami sampaikan dalam kesempatan
ini, lalu ditutup dengan salam oleh
beliau dalam mengakhiri Tausyiahnya.
Acara ini juga di hadiri oleh beberapa
staf dinas pemerintah Kota Salatiga. Dan sebagai akhir dalam acara ini
seluruh santri berjabat tangan kepada Bapak Wakil Wali Kota Salatiga.



0 komentar:
Posting Komentar